Tampilkan postingan dengan label BAHASA INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHASA INDONESIA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Desember 2017

ANALISIS DRAMA ANAK “PENGEN EMBEK”

ANALISIS DRAMA ANAK
“PENGEN EMBEK”




A.    Sinopsis
Di suatu siang, Enyak masuk rumah untuk beristirahat setelah melayani pelanggan di warungnya. Di dalam rumah ia bertemu dengan Entong dan bertanya apakah Entong sudah membersihkan kamar dan mengerjakan PR. Ternyata jawaban Entong adalah ia sudah menyelesaikan itu semua. Dan tak disangka – sangka ternya Enyak sudah menyiapkan hadiah yang telah lama disiapkan Enyak untuk anak semata wayangnya itu. Entong disuruh menutup mata dan keluar rumah untuk melihat hadiahnya. Hadiah Entong adalah seekor anak kambing untuk dipelihara. Entong sangat snang mendapat hadiah itu.
Lalu Entong membawa kambingnya ke halaman rumah yang banyak rumput, tak lama kemudian Memet,Siti dan Tibo datang menghampiri Entong dan kambingnya. Memet juga ingin sekali punya peliharaan kambing seperti Entong. Setelah Memet sampai rumah permintaannya untuk ingin punya peliharaan kambing ditolak oleh ibunya karena tidak punya cukup uang untuk membeli kambing.
Dari situ timbullah niat jahat Memet, ia ingin mencuri kambing Entong, ia mengajak Siti dan Tibo untuk membantunya. Strategi Memet adalah, Siti sebagai pengalih perhatian Entong. Dan Memet dan Tibo mencuri kambing Entong dengan susah payah menyeretnya. Kambing terus mengelak untuk diajak Memet pergi sampai melilitkan tali ke Memet. Memet pun marah dan memukul si kambing, lalu si kambing berbalik marah kepada Memet dan mengejar Memet dan kaan – kawannya.
Entong mencari perginya kambingnya, sampai bertanya ke salah satu orang. Ia berjalan jauh, sampai akhirnya ketemu Memet dikejar oleh kambingnya sambil dibantu oleh 2 pemuda. Lalu Entong menyuruh kambingnya untuk berhenti, dan menurutlah kambing itu kepada Entong. Kemudian mereka kembali ke halaman rumah Entong dan menenangka kambing dengan memberikan makan, Memet dinasehati oleh Entong bahwa jangan pernah berbuat kasar kepada binatang, beri kasih saying maka binatang itu akan melakukan hal yang sama kepadamu. 
B.     Unsur – unsur drama
1.      Tema               : Sayang binatang
2.      Alur                 : Maju

3.      Konflik            :
Saat Memet mencuri kambing pemberian Enyak kepada Entong karena Memet juga sangat ingin memiliki peliharaan kambing
- Penyelesaian : Entoong menemukan Memet dan Tibo dikejar oleh kambingnya dan akan dibantu oleh 2 pemuda, lalu Entong menyuruh kambingnya untuk berhenti mengejar.


4.      Penokohan      :
a.       Entong            : Protagonis, setia kawan, rendah hati
b.      Enyak             : Protagonis, penyayang
c.       Memet            : Antagonis, licik

5.      Amanat           :
 - Jangan sekali – kali mencuri barang atau benda milik orang lain karena selain dilarang agama tindakan itu sangat merugikan orang lain
- Jangan kasar terhadap binatang namun sayangilah binatang

6.      Sudut pandang : Orang pertama
7.      Latar                 :
a.       Tempat : Rumah Entong, Warung Enyak, Halaman rumah Entong, Rumah Memet
b.      Waktu : Siang hari, Sore hari
c.       Suasana : Menyenangkan, menegangkan

C.     Kesimpulan dan saran
Kesimpulan dari drama tersebut adalah jadilah orang yang tidak mudah iri kepada orang lain apalagi sampai mempunyai niat buruk kepada orang tersebut dengan cara mencuri barang milik orang lain.

            Saran : Dramanya kurang panjang dengan konflik yang sangat sederhana 

BIG BOOK : BUAH JATUH TAK JAUH DARI POHONNYA

BUAH JATUH TAK JAUH DARI POHONNYA

Gambar 1 : 
Dito  adalah siswa kelas 4 Sekolah Dasar, akhir – akhir ini ia mulai suka bermain permainan yang berunsur merakit sesuatu menjadi suatu bentuk.
Siang hari itu ia sedang antusias ingin bermain lego, Dito mengajak ayahnya untuk menemaninya bermain

Gambar 2 : 
Dito menghampiri ayahnya yang sedang menonton siaran tv, setelah Dito bertanya bahwa ia ingin ayahnya menemaninya bermain lego. Namun ternyata jawaban dari ayah Dito adalah………………

Gambar 3 : 
Setelah permintaannya ditolak oleh ayahnya, Dito tidak minat lagi bermain lego. Dito juga suka menggambar, ia iseng menggambar ibunya. Lalu mengajak ibunya untuk menemaninya menggambar

Gambar 4 : 
Dito menghampiri ibunya yang sedang mengerjakan sesuatu di depan laptop. Setelah Dito bertanya bahwa ia ingin ibunya menemaninya menggambar. Jawaban dari ibunya  adalah………………

Gambar 5  :
Malam harinya, keluarga Dito sedang bersantai di ruang keluarga. Mereka sedang menikmati makan malam sambil   menonton tayangan ceramah yang bertemakan berbakti kepada orang tua.

Gambar 6 :
Setelah siaran ceramah selesai, ibu Dito mengajak Ayah dan Dito berbincang – bincang sambil bertanya kepada Dito

Gambar 7 :
Setelah Ibu bertanya, Dito menjawab dengan sedikit sinis dan jawabannya meniru jawaban kedua orang tuanya tadi siang yang selalu tidak ada waktu untuk menemani dan memperhatikan Dito