ANALISIS DRAMA ANAK
“PENGEN EMBEK”
A. Sinopsis
Di suatu siang,
Enyak masuk rumah untuk beristirahat setelah melayani pelanggan di warungnya.
Di dalam rumah ia bertemu dengan Entong dan bertanya apakah Entong sudah
membersihkan kamar dan mengerjakan PR. Ternyata jawaban Entong adalah ia sudah
menyelesaikan itu semua. Dan tak disangka – sangka ternya Enyak sudah
menyiapkan hadiah yang telah lama disiapkan Enyak untuk anak semata wayangnya
itu. Entong disuruh menutup mata dan keluar rumah untuk melihat hadiahnya.
Hadiah Entong adalah seekor anak kambing untuk dipelihara. Entong sangat snang
mendapat hadiah itu.
Lalu Entong
membawa kambingnya ke halaman rumah yang banyak rumput, tak lama kemudian
Memet,Siti dan Tibo datang menghampiri Entong dan kambingnya. Memet juga ingin
sekali punya peliharaan kambing seperti Entong. Setelah Memet sampai rumah
permintaannya untuk ingin punya peliharaan kambing ditolak oleh ibunya karena
tidak punya cukup uang untuk membeli kambing.
Dari situ
timbullah niat jahat Memet, ia ingin mencuri kambing Entong, ia mengajak Siti
dan Tibo untuk membantunya. Strategi Memet adalah, Siti sebagai pengalih
perhatian Entong. Dan Memet dan Tibo mencuri kambing Entong dengan susah payah
menyeretnya. Kambing terus mengelak untuk diajak Memet pergi sampai melilitkan
tali ke Memet. Memet pun marah dan memukul si kambing, lalu si kambing berbalik
marah kepada Memet dan mengejar Memet dan kaan – kawannya.
Entong mencari
perginya kambingnya, sampai bertanya ke salah satu orang. Ia berjalan jauh, sampai
akhirnya ketemu Memet dikejar oleh kambingnya sambil dibantu oleh 2 pemuda.
Lalu Entong menyuruh kambingnya untuk berhenti, dan menurutlah kambing itu
kepada Entong. Kemudian mereka kembali ke halaman rumah Entong dan menenangka
kambing dengan memberikan makan, Memet dinasehati oleh Entong bahwa jangan
pernah berbuat kasar kepada binatang, beri kasih saying maka binatang itu akan
melakukan hal yang sama kepadamu.
B. Unsur
– unsur drama
1. Tema : Sayang binatang
2. Alur : Maju
3. Konflik
:
Saat Memet mencuri kambing pemberian Enyak kepada Entong karena Memet
juga sangat ingin memiliki peliharaan kambing
- Penyelesaian : Entoong menemukan Memet dan Tibo dikejar oleh kambingnya
dan akan dibantu oleh 2 pemuda, lalu Entong menyuruh kambingnya untuk berhenti
mengejar.
4. Penokohan
:
a. Entong : Protagonis, setia kawan, rendah
hati
b. Enyak
: Protagonis, penyayang
c. Memet :
Antagonis, licik
5. Amanat :
- Jangan sekali – kali mencuri
barang atau benda milik orang lain karena selain dilarang agama tindakan itu sangat
merugikan orang lain
- Jangan kasar terhadap binatang namun sayangilah binatang
6. Sudut
pandang : Orang pertama
7. Latar
:
a. Tempat
: Rumah Entong, Warung Enyak, Halaman rumah Entong, Rumah Memet
b. Waktu : Siang hari, Sore hari
c. Suasana
: Menyenangkan, menegangkan
C. Kesimpulan
dan saran
Kesimpulan dari
drama tersebut adalah jadilah orang yang tidak mudah iri kepada orang lain
apalagi sampai mempunyai niat buruk kepada orang tersebut dengan cara mencuri
barang milik orang lain.
Saran :
Dramanya kurang panjang dengan konflik yang sangat sederhana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar